Apa Kelemahan Concrete Tank – Memilih media penyimpanan air bersih merupakan keputusan teknis yang sangat penting.
Banyak masyarakat Indonesia masih menggunakan bak beton konvensional karena anggapannya sangat kuat serta memiliki daya tahan lama.
Akan tetapi pada kenyataannya salah besar, penggunaan bak beton konvensional sebagai tangki bukanlah pilihan tepat. Meskipun ada beberapa keunggulannya, kelemahan dari tempat penampungan jenis Concrete Tank ini perlu jadi pertimbangan.
Penggunaan material semen yang tidak tepat bisa mempengaruhi kualitas kemurnian air yang untuk konsumsi. Sistem penampungan air yang kurang higienis akan menjadi sumber masalah kesehatan jangka panjang bagi seluruh penggunanya.
Tepat pada artikel ini akan menjelaskan lebih dalam mengenai apa saja kelemahan dari Concrete Tank untuk menyimpan air. Jadi, untuk lebih jelasnya bisa simak artikel berikut.
Apa Saja Kelemahan dari Concrete Tank?
Memilih sistem penyimpanan air yang tepat merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting. Bagi yang akan memilih jenis bak beton, maka perlu paham apa saja kelemahan dari concrete tank.
Hal ini agar tidak menyesal di kemudian hari akibat masalah teknis yang muncul. Nah, berikut ini ada beberapa kelemahan dari concrete tank yang perlu jadi pertimbangan yaitu:
1. Memiliki Tekstur Pori-Pori yang Menyerap Kotoran
Material beton secara alami memiliki pori-pori kecil yang bisa menjadi tempat bersarangnya kotoran serta bakteri. Sisa-sisa partikel tanah atau zat organik dari sumber air akan masuk ke dalam celah beton tersebut, sehingga sulit hilang.
2. Sangat Rentan Terhadap Keretakan dan Kebocoran
Struktur beton sangat terpengaruhi oleh pergerakan tanah serta perubahan suhu udara yang drastis antara siang dan malam hari. Hal ini memicu timbulnya retak rambut pada dinding tangki yang perlahan akan menjadi jalur kebocoran.
3. Menjadi Media Tumbuh Lumut yang Sangat Cepat
Permukaan beton yang selalu lembap serta memiliki tekstur kasar merupakan lingkungan yang sangat sempurna bagi pertumbuhan spora lumut.
4. Kualitas Air Terkontaminasi Zat Kimia Semen
Material semen mengandung zat alkali dan kalsium yang bisa larut ke dalam air secara perlahan seiring berjalannya waktu penggunaannya.
Hal ini akan mengubah tingkat keasaman (pH) air serta meningkatkan kandungan kapur yang bisa membuat kulit terasa kering.
5. Bobot Bangunan yang Menjadi Sangat Berat
Tangki beton memiliki massa jenis yang sangat besar sehingga memberikan beban struktural yang sangat besar pada pondasi atau dak.
Sehingga harus mengeluarkan biaya konstruksi tambahan guna memperkuat struktur beton bertulang agar sanggup menahan berat tangkinya.
6. Proses Konstruksi yang Membutuhkan Waktu Lama
Pembuatan concrete tank memerlukan waktu pengerjaan yang panjang mulai dari pembuatan bekisting, pengecoran, hingga masa pengeringan semen yang sangat lama.
Jadi tidak bisa langsung menggunakan tangki tersebut segera setelah selesai membangunnya.
7. Sangat Sulit untuk Melakukan Relokasi
Karena sifatnya yang menyatu dengan struktur bangunan, sehingga tidak akan bisa memindahkan posisi tangki air ini jika sewaktu-waktu ingin melakukan renovasi lahan.
8. Biaya Perawatan Jangka Panjang yang Tinggi
Harus melakukan aplikasi pelapis anti-bocor atau waterproofing secara rutin agar dinding beton tetap kedap air serta tidak merembes.
Dampak yang Terjadi Jika Menggunakan Tangki Sembarangan
Memilih tempat penampungan air bersih tidak boleh melakukannya secara terburu-buru tanpa mempertimbangkan aspek kualitas materialnya.
Banyak orang yang tergiur dengan harga murah tanpa menyadari bahwa tangki berkualitas rendah bisa membahayakan. Berikut ini ada beberapa dampak yang terjadi jika memakai tangki sembarangan yaitu:
1. Risiko Penularan Penyakit Kulit yang Serius
Dampak pertama adalah munculnya masalah kesehatan kulit seperti gatal-gatal, ruam, hingga iritasi kronis akibat menggunakan air yang tercemar. Tangki sembarangan sering menjadi tempat berkembang biak bakteri patogen.
2. Pencemaran Air oleh Pertumbuhan Lumut Pekat
Tangki berkualitas rendah biasanya memiliki dinding yang tipis sehingga sinar matahari bisa menembus ke dalam dan memicu tumbuhnya lumut.
3. Kontaminasi Zat Kimia Berbahaya (BPA)
Tangki murah sering kali mengandung zat kimia Bisphenol A (BPA) yang bisa luruh ke dalam air saat terkena panas matahari.
Zat kimia ini sangat berbahaya bagi sistem hormon manusia jika masuk ke dalam tubuh melalui air minum atau masakan.
4. Kerusakan pada Sistem Instalasi Perpipaan
Tangki yang mudah berlumut dan berkerak akan melepaskan serpihan kotoran, yang bisa menyumbat lubang kran serta saluran pipa distribusi air.
5. Pemborosan Energi Listrik Pompa Air
Tempat penampungan yang mudah bocor atau retak halus akan menyebabkan volume air berkurang secara terus-menerus meskipun tidak ada penggunaan airnya.
Tagihan listrik akan membengkak secara drastis karena mesin pompa bekerja jauh lebih sering.
6. Penurunan Kualitas dan Keawetan Alat Elektronik
Air yang kotor dan mengandung sedimen pasir dari tangki sembarangan bisa merusak komponen elektronik. Tumpukan kerak kalsium akan menyumbat elemen pemanas sehingga alat elektronik menjadi lebih cepat rusak.
7. Bau Air yang Tidak Sedap dan Mengganggu
Material tangki yang tidak standar sering bereaksi dengan air dan suhu udara sehingga menimbulkan bau apek. Aroma air yang tidak sedap ini akan sangat mengganggu kenyamanan saat sedang beraktivitas.
Berbagai Keunggulan Tangki Air Panel Stainless Grand
Sebagai solusi terbaik daripada menggunakan concrete tank, maka lebih baik gunakan saja tangki panel stainless merk Grand yang sudah terbukti kualitasnya.
Tangki panel merk Grand satu ini terbuat dari stainless steel tipe 304 2B Finish. Hal inilah yang menjadikannya punya ketahanan sangat bagus terhadap segala perubahan cuaca ekstrem dan suhu tinggi.
Tidak seperti Concrete Tank yang cenderung permanen dan susah pemindahannya, tangki panel stainless merk Grand ini desainnya modular (perlu perakitan).
Sehingga dari segi ukuran, tangki panel stainless merk Grand ini bisa custom sesuai kebutuhan masing-masing mulai dari 1000 liter sampai tidak terhingga.
Tangki panel stainless merk Grand juga sudah berstandar food grade. Sehingga aman untuk menyimpan air langsung konsumsi atau untuk kebutuhan kebersihan.
Sekarang ini tangki panel stainless merk Grand bisa langsung kirim ke IKN, melalui cabang yang ada di Balikpapan. Untuk informasi lebih lengkap mengenai pemesanan dan spesifikasi dari tangki panel stainless Grand ini, bisa langsung hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.