Bagaimana Pemasangan Tangki Stainless yang Benar?

Bagaimana Pemasangan Tangki Stainless yang Benar?

Daftar Isi

Bagaimana Pemasangan Tangki Stainless – Menyaksikan sebuah tempat penampungan stainless berkilau seberat ratusan kilogram bertengger dengan anggun pada bagian atas atau area pabrik sering kali memancarkan aura ketangguhan tersendiri.

Akan tetapi, keindahan visual dan kemewahan material anti karat tersebut bisa berubah menjadi teror dalam sekejap. Banyak pemilik rumah maupun pelaku industri pemula terjebak dalam keinginan membeli tempat penampungan stainless, lalu menyerahkan proses pemasangannya kepada pekerja amatir.

Mereka lupa bahwa menaruh beban air pada atas ketinggian bukan sekadar urusan meletakkan barang, melainkan sebuah penentuan struktur bangunan di bawahnya.

Inilah pentingnya membedah tentang bagaimana pemasangan tangki stainless yang aman. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan tentang bagaimana pemasangan tangki stainless yang benar.

Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut ini.

Bagaimana Pemasangan Aman Tangki Stainless?

Bagaimana Pemasangan Aman Tangki Stainless?
Bagaimana Pemasangan Aman Tangki Stainless?

Menaruh beban air seberat ratusan kilogram pada atas bangunan menuntut tingkat kewaspadaan dan perhitungan struktur bangunan yang tidak boleh menawarnya sedikit pun.

Banyak pemiliknya yang meremehkan dalam pemasangan tempat penampungan stainless. Nah, bagaimana pemasangan aman dari tangki stainless?

1. Menyiapkan Fondasi Dudukan Beton yang Benar-Benar Rata

Permukaan alas beton cor yang rata mampu membagi beban berat ribuan liter air secara seimbang ke seluruh sudut kaki penyangga.

Kemiringan alas tumpuan sangat berbahaya karena mampu memicu konsentrasi beban sepihak yang memicu keretakan pada sambungan las dasar tangki stainless.

2. Membersihkan Area Lantai Tumpuan dari Adanya Kerikil Tajam

Kebersihan permukaan beton penyangga berfungsi menghindarkan dasar stainlessnya dari segala risiko goresan luar tangki akibat tekanan.

Partikel kecil yang keras jika tertekan oleh bobot air yang besar mampu melubangi lapisan pelindung karat stainless steel secara perlahan dari arah bawah.

3. Memasang Lapisan Bantalan Karet Tipis di Bawahnya

Penggunaan bantalan karet penyekat mampu meminimalisir segala pergeseran posisi kaki tangki akibat adanya guncangan pipa atau gempa.

Karet ini bertindak sebagai peredam langsung antara besi kaki tempat penampungannya dengan semen lantai, sehingga struktur menara tetap kokoh.

4. Menaikkan Tangki Stainless Secara Hati-Hati

Pengikatan simpul tali yang kuat pada tangki mampu mengamankan tempat penampungannya agar tidak terjatuh amblas ke tanah saat proses pemindahan.

Benturan keras dengan dinding semen selama proses pengangkatan ke atas menara wajib menghindarinya agar tempat penampungan stainless steel tidak mengalami penyok.

5. Memposisikan Arah Pipa Inlet dan Outlet Tepat Menghadap Jalur Pemasangan

Keselarasan sudut pipa berfungsi memperpendek jarak sambungan fiting sehingga aliran air mengalir sangat lancar menuju keramik kamar mandi.

Penataan kran yang searah juga memudahkan tim tukang dalam memeriksa rembesan air tanpa perlu memutar tempat penampungannya secara berlebihan.

6. Melilitkan Seal Tape Putih Secara Tebal pada Sambungannya

Langkah berikutnya adalah mengunci kerapatan ulir pipa menggunakan selotip kran berkualitas tinggi secara merata. Kerapatan drat sambungan yang maksimal terjamin akan mengunci aliran air agar terbebas dari kendala bocor rembesan yang merusak dindingnya.

7. Memasang Perangkat Pelampung Otomatis pada Inlet

Pemasangan kran pelampung elektrik atau radar otomatis ampuh untuk mencegah airnya meluber keluar mengotori sekitarnya.

Perangkat otomatis ini mampu memutus arus listrik mesin pompa tepat waktu ketika air sudah menyentuh batas ketinggian penampungnya.

8. Membuat Pipa Saluran Ventilasi Udara yang Bersih

Sirkulasi udara yang lancar lewat pipa ventilasi mampu menstabilkan tekanan udara dalam pompa pendorong aktif menyedot air.

Ketiadaan saluran ventilasi yang efektif menciptakan efek vakum udara dalam tempat penampungan, yang mana bisa merusak kestabilan dinding stainless steel.

9. Menyambungkan Sistem Jalur Pipa Kuras Khusus ke Pembuangan

Tata letak kran pembuangan bawah mampu mempermudah agenda pengurasan sedimen lumpur atau kerak secara lancar.

Akses pipa drain yang terarah membuat pemiliknya bisa mempraktikkan perawatan kebersihan tangki stainless tanpa mengotori lantainya.

Hal yang Harus Dihindari Pemasangan Tangki Stainless

Hal yang Harus Dihindari Pemasangan Tangki Stainless
Hal yang Harus Dihindari Pemasangan Tangki Stainless

Menyerahkan proses akhir penempatan tempat penampungan stainless premium kepada perasaan semata tanpa panduan teknis yang ketat adalah bentuk kesalahan berujung fatal.

Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa hal yang harus dihindari dalam pemasangan tangki stainless yaitu:

1. Meletakkan Tangki Stainless Di Atas Permukaan Tanah Lembap

Membiarkan bagian dasar tangki bersentuhan langsung dengan tanah basah akan memicu penumpukan kelembapan ekstrem yang merusak lapisan pelindungnya.

Kontak langsung dengan tanah lembap mampu mempercepat munculnya segala karat pada dasar tangkinya.

2. Menggunakan Bantuan Alat Kunci Pipa Besi Terlalu Keras

Pemberian gaya tekan luar yang terlalu berlebih pada sambungan drat kuningan atau plastik tempat penampungannya sangat berbahaya untuk mempraktikkannya.

Tekanan luar yang terlalu berlebih mampu merobek ulir drat dan meretakkan sambungannya, sehingga memicu kebocoran rembesan air yang sulit menambalnya.

3. Menempatkan Posisi Menara Tangki Tepat Di Jalur Kabel Listrik

Menaruh tempat penampungan air stainless pada area yang bersilangan langsung dengan bentangan jaringan kabel sangat dilarang demi keselamatan.

Kedekatan jarak bentangan kabel sangat berbahaya karena memicu segala risiko sambaran petir atau induksi arus listrik saat cuaca hujan lebat melanda.

4. Membiarkan Kondisi Tangki Tanpa Adanya Penguncian

Kelalaian dalam menyekrup kaki tangki pada dudukan menara beton penyangga merupakan kesalahan fatal selama proses pengerjaan.

Terpaan angin kencang mampu menghempaskan tempat penampungan stainless yang kosong melayang hingga terjatuh dan rusak parah.

5. Menyambungkan Pipa Outlet Langsung Tanpa Memasang Fiting

Menyatukan pipa dari tangki langsung ke mesin booster pump tanpa adanya sekat peredam wajib menghindarinya secara total.

Getaran motor yang stabil mampu meretakkan sambungan tangki stainless steel akibat hantaman getaran secara terus menerus.

6. Mengabaikan Pemasangan Katup Satu Arah (Check Valve)

Kesalahan selanjutnya adalah membiarkan air mengalir kembali ke belakang akibat ketiadaan katup penahan arus balik pipa.

Ketiadaan perangkat ini mampu menciptakan tekanan balik air yang mengacaukan tingkat tekanan dalam tangki.

7. Memilih Lokasi Penempatan Tangki yang Sangat Sulit Menjangkaunya

Menyembunyikan posisi tangki pada sudut yang sempit tanpa menyisakan ruang gerak mampu mempersulit agenda pemeliharaan masa depan.

Keterbatasan ruang gerak mempersulit agenda pembersihan atau pengurasan berkala yang penting bagi kebersihan airnya.

8. Mengisi Tangki Air Dengan Kimia Pekat Tanpa Adanya Rekomendasi

Memanfaatkan tempat penampungan air stainless untuk menyimpan zat kimia industri tanpa memastikan kekuatan material merupakan hal yang sangat berbahaya.

Reaksi korosif zat kimia mampu melubangi dinding stainless waktu hitungan minggu, apalagi jika material dari tempat penampungannya kurang berkualitas.

Rekomendasi Tangki Panel Stainless Merk Grand

Rekomendasi Tangki Panel Stainless Merk Grand
Rekomendasi Tangki Panel Stainless Merk Grand

Untuk menghindari berbagai hal yang membahayakan bagi penyimpanan airnya, maka lebih baik beralih untuk memakai tangki panel stainless merk Grand.

Tempat penampungan yang satu ini memiliki desain modular (perlu perakitan), akan tetapi perakitannya sendiri sudah oleh tim ahli dari merk Grand yang berpengalaman.

Karena desain dari tempat penampungan stainless panel merk Grand yang modular, maka ukurannya bisa custom sampai 100.000 liter.

Hal ini menjadikannya cocok untuk pabrik maupun industri yang membutuhkan tempat penampungan kapasitas besar. Tangki panel merk Grand sendiri bahan stainless steel dengan tipe 304 2B Finish.

Sehingga memiliki ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem maupun suhu tinggi. Tangki panel stainless merk Grand sendiri punya kerangka yang kuat dan kokoh, menjadikannya tidak mudah retak atau bocor.

Selain itu tempat penampungan stainless merk Grand juga sudah anti lumut, tahan karat, dan berstandar food grade. Sekarang ini tangki panel stainless merk Grand bisa langsung kirim ke IKN, melalui cabang yang ada di Balikpapan.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai pemesanan dan spesifikasi dari tangki panel stainless Grand ini, bisa langsung hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.

Penutup

Jadi demikianlah penjelasan tentang bagaimana pemasangan tangki stainless yang aman dan benar. Kalau soal pilihan tangkinya, lebih baik pakai saja tangki stainless panel merk Grand yang sudah terbukti unggul dan berkualitas.

Scroll to Top